PerhitunganDan Penimbangan Bahan Formula tetes mata atropin sulfat R/ Atropin sulfat 0,033 Lar. Dapar isotonic Ph 6,5 ad 10ml f Bahan ditambahkan 20% Larutan dapar pospat isotonis Ph 6,5 = 120/100 x 10ml = 12ml Tropin sulfat = 12ml / 10ml x 0,033 = 0,0396 g = 0,04 g Formula R/ lar. NaH2PO4 0,8% 70ml 100ml Lar. larutanisotonik dengan larutan kBr 0,3 M pada suhu yang sama adalah .. urea 0,5 M. Kalium klorida 0,2 M. Glukosa 0,3 M. Kalsium hidroksida 0,3 M. NaCl 0,6 m. Glukosa 0,8 m. CH3COOH 0,5 . Multiple Choice. Jika logam A dan B disusun pada suatu sel volta dengan A dan B sebagai elektrode, maka pernyataan. yang tidak benar adalah. NaClfisiologis yang selanjutnya akan disebut sebagai Larutan Pengencer. Variasi larutan pengencer yaitu dari 0,2%, 0,4%, 0,6% dan 0,8%. Konsentrasi larutan pengencer dalam satuan % setara dengan ml/100ml. - (D0) kontrol (sperma + 0 ml madu dalam 100 ml NaCl Fisiologis) - (D1) 0,2 % larutan (sperma + 0,2 ml madu dalam 99,8 ml NaCl Fisiologis) Untukmemperoleh larutan isotonic dapat ditambahkan NaCl atau zat lain yang cocok. Dapat dihitung dengan rumus : B = 0,52 - b1 c b1 Keterangan : B = Bobot zat tambahan (NaCl) dalam satuan gram untuk tiap 100 ml larutan b1 = PTB zat khasiat b2 = PTB zat tambahan (NaCl) 0,52 = titik beku cairan tubuh C = Konsentrasi dalam satuan % b/v zat Sebagaicairan pengganti darah digunakan larutan gelatin 5% isotonik dengan NaCl. Contoh : Infus Haemacel 3,5%. o Larutan Dekstran Suatu senyawa polisakarida dengan satuan glukosa sebagai satuan monomer, yang terikat secara glikosidik pada posisi 1,6. Contoh : Infus Otsutran 70 (Otsuka) o Larutan Protein (Asam Amino) CaraOsmolaritas • mosM = bobot zat (g/L) x jumlah ion (n) x 1000 BM Contoh osmolaritas injeksi NaCl 0,9 % 0,9 / 100 % NaCl =0,9 g / 100 mL = 9 g / 1 L BM NaCl = 58,4 ; n = 2 mMol = (9:58,4) x 2 x 1000 = 308 miliosmol. Hipertonis 329-350 Agak hipertonis 270 - 328 Isotonis 250 - 269 Sedikit hipotonis 0-249 Hipotonis. 9. perhitungan isotonis Larutaninfuse yang kami buat adalah isotonis, yaitu 300,243 ml (dengan menggunakan rumus white Vincent dan kesetaraan NaCl) dari 500 ml larutan yang akan dibuat. Pembuatan sediaan infus ini harus steril dan bebas pirogen. Cara sterilisasi yang digunakan adalah dengan teknik autoklaf karena bahan-bahan yang digunakan tahan panas. Adapunlarutan yang memiliki osmolalitas yang sama efektifnya dengan cairan tubuh adalah larutan isotonis, contohnya adalah normal salin-larutan Natrium klorida (NaCl) 0,9% (Murry, dkk, 2003: 87). Glukosa pada dasarnya di transport oleh mekanisme ko-transport natrium. Pada keadaan tidak ada transpor natrium melewati membran, tidak ada glukosa yang DQeKQA.