Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) telah mengumumkan kinerja keuangan sepanjang semester I 2023. Melalui akselerasi strategi bisnis, perseroan mencatatkan pertumbuhan laba yang signifikan sebesar 32,41 persen menjadi Rp 2,82 triliun.. Salah satu pendorong pencapaian tersebut adalah pertumbuhan pembiayaan yang berkualitas dan dana pihak ketiga (DPK) yang bergerak positif. Bagaimana Prospek Bisnis Bank Syariah di Indonesia? Menurut data worldpipulationreview.com hingga akhir 2022, umat Muslim di Indonesia mencapai 229 juta orang atau setara 87% dari total populasi, bahkan menjadi yang tertinggi dibandingkan beberapa negara seperti Pakistan, India, Bangladesh, Nigeria, Egypt, Iran, Turkey, Algeria, dan Sudan. Bank Syariah Indonesia (TRIBUNNEWS.COM/IST) Seperti potensi lebih dari 200 juta nasabah yang memanfaatkan jasa keuangan ritel, contohnya untuk keperluan perjalanan umrah, haji, hingga Ini menjadikan BSI sebagai bank syariah pertama penyedia layanan RDN berbasis online di Indonesia. Menurut Anton, peluncuran layanan RDN secara online tersebut menandai langkah luar biasa BSI dalam upaya menghadirkan layanan perbankan syariah yang lebih efisien, modern dan inklusif. Baca juga: DPR Apresiasi Upaya OJK Blokir 1.700 Rekening Dalam menggambarkan tren ini, bank syariah telah hadir dan tersebar di berbagai kabupaten dan kota yang ada di Indonesia. Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Pada Januari 2021, ada 34 Pada Tanggal 1 Februari 2021, PT Bank Syariah Indonesia Tbk resmi beroperasi menjadi bank syariah terbesar di Indonesia. BSI merupakan hasil penggabungan atau merger dari tiga perbankan syariah besar milik BUMN, yakni BRI syariah, BNI syariah, dan Mandiri syariah. INDUSTRY.co.id-Jakarta - Bank Syariah Indonesia proyeksikan bahwa prospek perbankan syariah tumbuh positif di tahun 2021. Hal ini disampaikan Direktur Utama Bank Syariah Indonesia Hery Gunardi saat acara pemaparan Prospek Perbankan Syariah Setelah Merger dalam acara CEO Talk. Peluang dan Tantangan Bank Syariah di Indonesia Dalam Mempertahankan Eksistensi di Era Digital DOI: CC BY-NC-SA 4.0 Authors: Junet Andi Setiawan Mugiyati Mugiyati UIN Sunan Ampel pQ9R.